| |

Ujian Praktek.. Well Done!

Ah.. akhirnya selesai juga! Siswa kelas 9 SMP Kristen Petra 5 boleh mengambil nafas sejenak karena telah melaksanakan ujian praktek. Ujian praktek ini memang sempat membebani para siswa yang juga disibukkan oleh try out serta tugas dan ulangan lainnya. Tak ayal, siswa-siswi tersenyum lebar setelah melaksanakan ujian praktek

Mata pelajaran yang diujikan antara lain adalah IPA, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Elektronika, serta 5 mata pelajaran yang berkolaborasi: Agama, Seni Musik, Seni Rupa, Bahasa Jawa, dan Komputer. Ya, tahun ini SMP Kristen Petra 5 membuat ujian praktek unik dengan beberapa mata pelajaran yang berkolaborasi dalam ujian prakteknya.

Dalam ujian praktek IPA, siswa harus menghitung tegangan buah dan lampu untuk Fisika, dan melakukan beberapa percobaan serta teori untuk Biologi. Untuk Bahasa Indonesia, siswa harus membaca berita dan memperagakan iklan. Sedangkan untuk Bahasa Inggris, siswa menulis karanga dengan bantuan sebuah gambar dengan minimal 150 kata. Untuk Elektronika, siswa diperbolehkan bekerja dalam tim yang terdiri dari 2 siswa dan harus merangkai rangkaian komponen serta menjawab teori dasar. Untuk ujian praktek kolaborasi, tiap kelas dibagi menjadi 2 kelompok besar, tugas siswa adalah menampilkan drama menggunakan Bahasa Jawa yang ceritanya diambil dari Alkitab dengan background menggunakan iMovie dan properti yang memadai serta Vokal Grup ata Puji-pujian sebagai selingan drama.

Ujian praktek ini berlangsung pada tanggal 16 Februari - 18 Februari 2015 bagi siswa kelas 91 - 94, dan tanggal 18 Februari - 27 Februari 2015 bagi siswa kelas 95 - 97. Perbedaan ini disebabkan pembagian jadwal ujian praktek tiap kelas serta hari libur Imlek yang menyebabkan kelas 95 - 97 harus mengundur jadwal ujian praktek.

Puji Tuhan, lega rasanya lulus dari ujian praktek ini. Meski beberapa siswa harus mengulang karena nilai yang didapat belum mencukupi, setidaknya kami telah berusaha. Bukan karena kami tidak mampu, namun kebanyakan karena persiapan yang kurang matang serta kurangnya pengertian di kelompok. Namun bukan berati hal itu melengahkan kami, itu justru mendorong kami untuk lebih mempersiapkan diri di kesempatan selanjutnya serta tidak meremehkan hal sekecil apapun. Semua orang pantas mendapat kesempatan kedua dan terus berusaha. Because you know what they say, "In any given moment, you have the power to say: 'This is now how the story is going to end' " Thank you, Jesus...

boost the values reap the success