| |

Bakti Sosial SMP Kristen Petra 5 Surabaya

Tumpukan beras, ratusan minyak, lebih dari satu kardus sabun serta puluhan alat tulis memenuhi ruangan OSIS. Semua itu adalah sumbangan dari para siswa SMP Kristen Petra 5. Pengumuman mengenai bakti sosial ini telah diumumkan sejak bulan November 2014. Bertujuan untuk membantu orang yang kurang mampu, hampir seluruh siswa mengumpulkan sumbangan yang mereka bawa dari rumah. Kebanyakan dari mereka membawa minyak goreng, sabun batangan, gula, dan beras. Para anggota OSIS membagi seluruh sumbangan menjadi sekitar 200 paket yang siap dibagikan.

Tepatnya tanggal 15 Desember 2014 paket baksos dibagikan. Puluhan orang yang kurang mampu datang dengan membawa tiket yang sebelumnya telah dibagikan. Mereka terdiri dari tukang becak, satpam, serta pasukan kuning dimana rata-rata dari mereka adalah kalangan yang kurang mampu. Karena itulah SMP Kristen Petra 5 belajar berbagi untuk meringankan beban mereka.

Keesokan harinya tepatnya tanggal 16 Desember 2014 beberapa anggota OSIS serta guru untuk membagikan paket sembako yang masih tersisa kepada tunawisma, pasukan kuning, pedagang kaki lima, tukang becak, serta pedagang keliling.

Tak lupa kami juga mengunjung panti asuhan Kembang Kuning. Ketika kami tiba disana suasana sangat sepi karena sebagian besar anak-anak panti asuhan masih di sekolah. Di panti tersebut, ada beberapa anak kecil yang masih berusia dibawah 3 tahun atau batita. Kami sempat juga bermain dan dan menggendong bayi yang lucu. kami berbagi bingkisan berupa sembako. Bahagia sekali rasanya telah berbagi dengan mereka. Usai menyerahkan sembako dan berdoa bersama, kami pun kembali ke sekolah.

Ada banyak hal yang kami bisa pelajari dengan adanya kegiatan bakti sosial ini, kami bisa bersyukur dengan apa yang ada, kami juga bisa merasakan kebahagiaan yang mereka rasakan saat menerima paket yang kami beri. Kami juga bisa melihat sebuah realitas bahwa di kota besar seperti Surabaya ini memiliki banyak sekali orang yang kurang mampu, sangat banyak orang yang mengais rejeki di pinggir jalan, mereka bekerja keras untuk bertahan hidup. Sementara kita lebih sering menuntut orang tua untuk membelikan kita barang-barang mahal. Menjadi bahan renungan bagi kita bersama masihkah kita tidak bisa mengucap syukur dengan apa yang kita punya selama ini? (OSIS).

baksos3.jpgbaksos1.jpgbaksos4.jpgbaksos2.jpgbaksos5.jpg

boost the values reap the success