| |
JHtmlBehavior::mootools not found.

Lomba Solo Vokal Lagu Rohani SMP Kristen/Katolik se-Jawa Timur

{gallery width=112}smppetra5_vokalsolo_01.jpg{/gallery} {gallery width=112}smppetra5_vokalsolo_02.jpg{/gallery} {gallery width=112}smppetra5_vokalsolo_03.jpg{/gallery}

Hari Rabu, tanggal 21 April 2010, itu adalah kali pertama saya diberitahu oleh bapak Novel, kalau aku dan beberapa teman terpilih, akan mewakili sekolah dalam mengikuti Lomba Solo Vokal di SMA Kristen Petra 1. Lombanya akan dilaksanakan pada hari Sabtu, tanggal 1 Mei 2010. Kemudian, kami diberitahu bahwa lagu wajib yang akan dilombakan adalah “Ku Berbahagia”. Beberapa teman merasa lagu ini kurang familier, tetapi bagiku, lagu ini sudah sering kudengar di gerejaku, walaupun aku sendiri sangat jarang menyanyikannya. Hal inilah yang kemudian membuat aku menjadi ragu-ragu. Ditambah lagi, waktu lomba yang sudah mepet... dan persiapannya pun sangat kurang. Tetapi, semua yang kupikirkan itu, aku coba untuk tidak menjadikannya sebagai halangan, supaya bisa mengikuti lomba dengan baik. Aku pun mulai berlatih sendiri di rumah. Hampir kurang lebih seminggu dari waktu kami diberitahu, baru diadakan latihan bersama pembina, yaitu bapak Novel.

Rasanya waktu itu terlalu cepat berlalu, dan waktunya pun telah tiba. Dengan diantar oleh Ibu Endang Sri Hastuti, kami berangkat menuju SMA Kristen Petra 1. Waah... di sana, kami bertemu dengan para peserta lomba dari sekolah-sekolah lain. Pertemuan ini menimbulkan perasaan deg-degan dalam hati kami. Tetapi, apa boleh buat, kalah menang akan ditentukan dalam sebuah perlombaan. Berbekal keyakinan itu, kami pun segera mendaftar ulang, dan masuk ke dalam ruangan. Saat mendaftar, kami mendapat nomor urut tampil yang ke-20. Perlombaan pun dimulai, satu demi satu, para peserta mulai dipanggil sesuai dengan nomor urut tampil. Perasaan deg-degan pun semakin bertambah... ketika MC mulai memanggil peserta dengan nomor urut lima belas ke atas. Aku hanya dapat berdoa kepada Tuhan... supaya dapat menampilkan yang terbaik untuk kemuliaan-Nya. Begitu giliran peserta nomor urut tampil dua puluh tiba, kami melangkah menuju ke panggung, dan disambut dengan tepuk tangan kecil dari Ibu Endang serta beberapa teman pendukung kami, yang juga merupakan peserta lomba.

Beberapa jam kemudian, tibalah saat untuk pengumuman. Juara III dan II telah diumumkan oleh dewan juri. Masih tinggal Juara I yang belum diumumkan. Aku menjadi ragu, dan sempat merasa kecil hati. Namun, saat pemenang juara pertama ditayangkan di layar LCD, dan MC membacakan bahwa Juara I jatuh pada peserta dengan nomor urut tampil dua puluh, aku terkejut dan sangat bahagia!

Aku bersyukur kepada Tuhan dan juga kepada guru-guruku, serta kedua orang tuaku yang telah memberikan dukungan kepadaku. Terima kasih Tuhan Yesus, terima kasih semuanya. I love you Travejes...!!

boost the values reap the success