| |

Frateran Cup 2015

Kekuatan fisik bukanlah satu-satunya yang dapat diandalkan dalam permainan ini. Ketangkasan, kecermatan, dan strategi yang tepat merupakan gabungan yang sangat ideal dalam permainan bulu tangkis. Ya, sejak tanggal 7-10 September 2015 kami mewakili SMP Kristen Petra 5 mengikuti lomba cabang olah raga bulu tangkis di SMA Frateran Surabaya. Sekolah kami mengirim dua tim, yang berangotakan dua pasang siswa dan siswi, untuk mengikuti perlombaan tersebut. Kegigihan dan kerjasama yang baik antar anggota tim terus kami tonjolkan setiap babak permainan yang diikuti.

Akhirnya, berkat dukungan semua warga sekolah, Kedua tim kami berhasil meraih juara I dan IV dalam perlombaan bulu tangkis ini.Kami semua turut bangga akan keberhasilan ini. Semoga pengalaman yang kami dapatkan dalam perlombaan ini, membuat kami tetap semangat mengembangkan bakat serta talenta kami dalam bidang olah raga cabang bulu tangkis. Amin.

frateran-cup.jpg

ATHLETIC FOR FUN   

Pertama kali sekolah kami, SMP Kristen Petra 5, mengikuti lomba cabang olah raga atletik yang diadakan oleh Dinas Pemuda dan Olah Raga kota Surabaya pada tanggal 23 Agustus 2015. Sekolah mengutus 6 siswa untuk mengikuti lomba tersebut dengan 6 cabang atletik yang berbeda, diantaranya adalah lempar lembing turbo, lari gawang, lompatan jarak jauh, dan cabang lainnya.

Minggu pagi pukul 06.30 WIB, kami sudah berkumpul di lapangan THOR jalan Patmo Susastro Surabaya. Perasaan yang campur aduk melingkupi kami, ketika melihat lawan-lawan yang tampak tinggi dan kuat secara fisik. Namun oleh guru pembina, kami diberikan motivasi dan wawasan terkait trik-trik dalam perlombaan atletik ini.

Akhirnya kami ber-enam berpisah untuk mengikuti cabang lomba yang berbeda tempat. Meskipun lomba cabang olah raga atletik ini baru diikuti, kami berusaha untuk tetap fight hingga selesainya perlombaan. Keenam utusan sekolah kami sangat bersemangat dan bersukacita untuk memberikan yang terbaik bagi semua.

Puji Tuhan, pada akhirnya dua teman kami memperoleh keberhasilan. Pada cabang lempar lembing turbo meraih juara II atas nama Benito (VIII-6) dan juara harapan I untuk cabang lari gawang atas nama Tito (VIII-2). Walaupun hanya dua utusan saja yang berhasil meraih kemenangan, namun kami bangga akan prestasi tersebut. Biarlah melalui pengalaman yang pertama ini, membuat kami tetap bersemangat dalam mengasah prestasi non akademik di bidang cabang olah raga atletik. Terima kasih untuk pihak sekolah dan orang tua yang selalu memberikan dukungan untuk kami. Tuhan memberkati.

atletik.pngAtletic_2.png

 

PENGALAMANKU ADALAH PRESTASIKU           

Memiliki banyak pengalaman berharga tidak pernah terbayangkan sama sekali sejak saya kecil. Namun orang tua selalu membimbing dan mendukung dalam segala bidang terkait kegiatan sekolah. Berawal dari sanalah, banyak lomba yang sudah saya ikuti dan beberapa meraih kemenangan. Bulan Agustus ini Dinas Pendidikan kota Surabaya mengadakan lomba siswa berprestasi dengan melihat aspek akademis maupun non akademis. Selain hal tersebut, dilihat juga dari portofolio sertifikat-sertifikat lomba baik tingkat kota, provinsi, nasional, maupun internasional, serta nilai rapor sejak kelas VII.

Lomba siswa berprestasi ini dilaksanakan pada tanggal 27 dan 28 Agustus 2015, dengan seleksi yang pertama yaitu tes kemampuan akademis dari 4 mata pelajaran UNAS dan seleski kedua yaitu tes lisan, bakat, serta minat. Puji Tuhan saya meraih peringkat I untuk tahap tes seleksi yang pertama dan lanjut untuk tes tahap kedua. Seleksi tahap ini hanya terpilih 10 siswa saja.

Tahap seleksi kedua saya ikuti dengan tes lisan terlebih dahulu kemudian tes bakat dan minat. Waktu itu saya memberikan permainan alat musik harmonika. Saya mencoba memberikan yang terbaik. Puji Tuhan kembali saya meraih 5 besar dari 10 siswa pada tahap kedua ini.

Biarlah melalui pengalaman-pengalaman yang sudah ada, saya bisa meraih sebuah prestasi yang gemilang untuk diri saya, orang tua, sekolah, dan bahkan untuk kemuliaan nama Tuhan. 

Siswa_Berprestasi_2.pngSiswa_Berprestasi_1.png

Olimpiade Sains Nasional 2015

Sebelum berangkat ke Palu, para wakil Jawa Timur mendapat karantina selama 3 hari di hotel GreenSA, Sidoarjo. Pada karantina tersebut, saya mendapat banyak pembelajaran untuk menghadapi OSN 2015. Para pengajar di karantina tersebut, semuanya berasal dari universitas terbaik di Surabaya. Satu hari sebelum berangkat, kami diberi nasihat-nasihat oleh panita dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur. Pada tanggal 17 Mei 2015, kami berangkat dari hotel GreenSA menuju Bandara Juanda. Setelah itu kami berangkat dari Surabaya menuju Makassar selama 1 jam 10 menit. Kami tidak langsung ke Palu karena harus transit dulu di Makassar selama 5 jam. Waktu yang lama itu kami gunakan untuk makan bersama. Setelah itu, kami berangkat lagi dari Makassar menuju Palu. Setelah sampai di Palu, kami langsung menuju hotel Sutan Raja untuk mendengarkan penjelasan oleh panitia OSN.

Besoknya, 18 Mei 2015, OSN 2015 secara resmi di buka di hotel yang sama. Pembukaan tersebut diisi oleh acara motivasi, sambutan-sambutan, dan pertunjukkan khas Sulawesi Tengah. Setelah pembukaan, ada penjelasan teknis tentang pengerjaan soal, dan perkenalan juri. Seluruh juri berasal dari universitas-universitas yang terkenal di Indonesia. Tanggal 19-20 Mei, lomba pun dimulai. Kami berangkat dari hotel menuju tempat lomba, yaitu SMP Madani Palu dengan menggunakan bus. Sesampainya kami di sekolah tempat lomba, kami disambut oleh guru-guru serta kepala sekolah dan beberapa murid sekolah tersebut. Setelah itu, kami langsung diarahkan menuju ke ruangan lomba. Lalu, tepat pukul 08.00 WITA, pengerjaan soal pun dimulai. Soal-soalnya lumayan sulit, tetapi saya bisa mengerjakannya. Seusai lomba saya menyadari bahwa ada beberapa soal yang saya kerjakan salah karena tidak teliti. Sayapun hanya bisa berdoa kepada Tuhan.

Setelah kegiatan lomba selesai, pada tanggal 19 Mei 2015, kami diajak jalan-jalan ke salah satu pantai yang ada di Sulawesi Tengah, tepatnya di kabupaten Donggala. Kami pun mendapat jamuan makan oleh pemerintah kabupaten Donggala. Malamnya, kami diundang ke rumah Gubernur Sulawesi Tengah untuk mendapat jamuan makan. Makanannya pun adalah makanan khas Sulawesi Tengah, seperti kaledo, dan sebagainya. Kami pun mendapat oleh-oleh berupa karya tangan dan bawang goreng yang menjadi khas Sulawesi Tengah.

Dan pada tanggal 20 Mei 2015 adalah hari yang ditunggu-tunggu, yaitu pengumuman pemenang OSN 2015. Saya pun berdoa kepada Tuhan agar memperoleh kemenangan. Pengumuman tersebut dilaksanakan di Swiss-bel Hotel Palu. Setelah sambutan-sambutan dan acara penutupan, tiba saatnya pengumuman, dan Puji Tuhan saya bisa mendapatkan medali perak dalam OSN ini. Saya pun bersyukur kepada Tuhan. Setelah pengumuman, kami pun kembali ke hotel untuk persiapan pulang. Dan besoknya kami pulang dari Palu ke Surabaya. Saya sangat senang bisa mengikuti OSN ini. Secara khusus saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh Bapak/Ibu Guru pengajar di SMP Kristen Petra5, yang telah memberikan kesempatan untuk dapat mengikuti OSN 2015 dan juga dengan sabar dan telaten selalu membimbing dalam masa persiapan dan sampai pada keberangktan ke Palu.

osn.jpg

Matriks Mathematical Olympiad

Universitas Muhammadiyah Malang mengadakan lomba matematika untuk tingkat SMP pada tanggal 11 April 2015. Lomba itu bernama Matriks Mathematical Olympiad. Saya, Kensias Kristanto juga turut berpartisipasi dalam lomba tersebut. Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 2 jam kami sampai di Malang dan langsung menuju ke tempat lomba, yaitu Universitas Muhammadiyah Malang. Setelah pendaftaran ulang, semua peserta langsung diarahkan menuju ruangan lomba untuk mengerjakan soal lomba dengan jenis isian singkat selama 1 jam. Setelah itu, para peserta menunggu pengumuman dengan makan siang yang telah disediakan. Setelah pengumuman dibacakan, saya sempat terkejut karena saya tidak masuk babak final. Setelah hasil penilaian jawaban soal dibagikan, saya melihat bahwa ada jawaban saya yang seharusnya benar, tetapi disalahkan. Sayapun menanyakan hal itu pada panitia. Lalu panitia itu menanyakan pada juri lomba, ternyata kunci jawabannya salah. Akhirnya jawaban saya dibenarkan dan saya berhasil masuk babak final. Sehingga peserta babak final jumlahnya bertambah. Pada babak final, peserta mengerjakan 1 soal uraian dan mempresentasikannya di hadapan 2 juri lomba. Soalnya juga lumayan sulit, tetapi saya bisa mengerjakannya dengan baik. Pada saat presentasi, saya sempat gugup. Saya berdoa pada Tuhan agar presentasinya berjalan dengan lancar. Akhirnya saya bisa mempresentasikan jawaban saya dengan baik. Setelah babak final, saya dan peserta lain menunggu pengumuman pemenang. Dan setelah pengumuman dibacakan, Puji Tuhan saya bisa mendapatkan juara 1.

matriks_math.jpg

boost the values reap the success